5 Konglomerat Penguasa Tol RI, Sosok Mualaf Ini Mendominasi
Bisnis jalan tol di Indonesia bukan sekadar urusan infrastruktur, tapi juga menjadi ladang strategis yang dikuasai para konglomerat besar.
Di balik mulusnya jalan bebas hambatan, ada nama-nama taipan yang mengendalikan proyek bernilai triliunan rupiah mulai dari grup besar hingga sosok kontroversial namun memilik pengaruh dan nama besar.
Dilansir dari CNBCIndonesia, berikut lima nama besar pemilik bisnis jalan tol di Indonesia.
1. Jusuf Hamka
Jusuf Hamka dikenal luas bukan hanya sebagai 'juragan tol', tetapi juga karena latar belakangnya sebagai mualaf yang kerap berbagi kisah hidup dan nilai religius di ruang publik. Gaya komunikasinya yang blak-blakan membuatnya mudah dikenali.
Saham: Pengendali utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) melalui kepemilikan signifikan (langsung maupun tidak langsung lewat keluarga).
Ruas tol: Tol Dalam Kota Jakarta (Cawang-Tanjung Priok-Pluit), Depok-Antasari, Bogor Outer Ring Road, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, serta Waru-Juanda
2. Anthoni Salim
Anthoni Salim merupakan pewaris kerajaan Salim Group yang menjadi pemain besar ruas jalan tol melalui PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META)
Saham: Ruas Trans Jawa 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol senilai Rp15,75 triliun melalui konsorsium.
Ruas tol: Proyek tol di berbagai wilayah Indonesia melalui kemitraan atau tidak selalu sebagai operator langsung, tetapi sebagai investor besar di belakang layar.
3. Sugianto Kusuma
Sugianto Kusuma alias Aguan dikenal sebagai raja properti PT Agung Sedayu yang agresif mengembangkan kawasan terpadu. Ia memanfaatkan tol sebagai penunjang nilai kawasan.
Saham: Umumnya masuk melalui konsorsium, dengan kepemilikan strategis namun tidak selalu mayoritas tunggal.
Ruas tol: Akses tol yang terintegrasi dengan proyek properti seperti kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan sekitarnya.
4. Eka Tjipta Widjaja
Eka Tjipta Widjaja dikenal sebagai pendiri Sinar Mas Group yang membangun bisnis dari nol hingga menjadi raksasa multi-sektor.
Saham: Keterlibatan di tol melalui anak usaha Sinar Mas, biasanya sebagai investor dalam proyek strategis.
Ruas tol: Sejumlah proyek di Sumatra dan Jawa yang terhubung dengan kawasan industri dan perkebunan milik grup.
5. William Soerjadjaja
William Soerjadjaja adalah pendiri Astra yang meletakkan fondasi bisnis otomotif hingga infrastruktur modern di Indonesia.
Saham: Astra (melalui PT Astra Tol Nusantara) memegang kepemilikan signifikan di beberapa operator tol besar.
Ruas tol: Tangerang-Merak, Semarang-Solo, Jombang-Mojokerto, Cikopo-Palimanan, hingga Kunciran-Serpong-menjadi bagian penting jalur logistik Jawa.
(dis/dis)