Donald Trump Dikecam gegara Cuitan Ancam Iran Bawa Nama Allah
Donald Trump lagi-lagi membuat publik geleng-geleng kepala karena dinilai semakin stres usai mengalami kerugian besar.
Hal ini lantaran pihak Amerika Serikat bersama Israel tengah berperang melawan Iran. Perang ini diduga menimbulkan kerugian bagi pihak Amerika Serikat.
Pada 4 April kemarin, Trump mengunggah ancaman terbaru pada Iran yang ogah melakukan gencatan senjata maupun membuka Selat Hormuz.
Trump mengancam akan menyerang Iran secara besar-besaran bila Selat Hormuz tak dibuka pada Senin (6/4).
Unggahan ini menjadi bahan ejekan warganet secara global karena cuitannya berisi caci maki pada Iran.
"Tuesday will be Power Plant Day and Bridge Day," tulis Trump memulai cuitannya yang membahas soal Selat Hormuz.
"Semuanya dalam satu peristiwa di Iran. Tak akan ada yang seperti ini! Buka selat itu, dasar baji**** gila atau kalian akan hidup di Neraka. LIHAT SAJA!," lanjutnya.
"Segala puji bagi Allah," tutupnya sembari menyematkan namanya di akhir cuitan.
Cuitan ini menjadi sorotan publik mengingat Trump dinilai terlalu stres menghadapi Iran.
"Terlalu stres Trump menghadapi perang ini," komentar warganet.
"Apa yang dituliskan Trump menggambarkan bagaimana dirinya mulai frustasi menghadapi kekacauan yang dimulainya sendiri," kata warganet lain.
Penutupan Selat Hormuz menjadi ancaman karena urat nadi distribusi minyak dunia sehingga penutupan ini memicu kekhawatiran akan terjadinya guncangan hebat pada ekonomi global.
(dis/fik)