Viral Aksinya Lumpuhkan Bule di Bali, Belda Ceritakan Kronologi Kejadian
Seorang pelatih MMA sekaligus jebolan ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB), Belda Brig Sando mendadak viral dan jadi sorotan dunia, usai aksinya melumpuhkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia di Bali.
Melalui akun Instagram pribadinya, Belda membagikan momen dirinya terlibat perseteruan dengan bule laki-laki yang disebut sedang mabuk. Belda sendiri tak menyangka aksinya itu bisa viral sampai ke mancanegara.
"Nggak nyangka juga bakalan sampai se viral ini sampai ke luar negeri dan kemana-mana," aku Belda dalam wawancara melalui zoom bersama Insertlive, Jumat (3/4).
|
Baca Juga : Apa Kabar Belda IMB?
|
Belda pun menceritakan bagaimana kronologi awal kejadian tersebut hingga berujung perkelahian. Belda mengungkapkan, kala itu dirinya sedang hadir di sebuah acara fighting di kawasan Uluwatu, Bali.
Usai acara, kehebohan terjadi akibat salah seorang WNA melakukan tindak pelecehan dan keributan di jalanan.
"Kronologinya sih itu kan habis acara Uluwatu Fight Night. Kebetulan aku bikin event reguler fight night di Uluwatu, Bali. Sekitar jam 12.30 lah baru selesai, tengah malam, aku keluar dari kelab. Keluar dari kelab itu udah rame, banyak orang banget. Dan orang-orang udah pda ngomong soal laki-laki yang mabuk ini," cerita Belda
"Terus aku tanya kan 'Whats going on? Is that guy drunk, just grabing my ass and keep going walking. Tapi gak cuma satu orang, jadi udah ada berapa yang dipegang dia. Bule ini juga sempat kayak nantangin lah sama orang-orang itu. Mungkin karena dia mabuk jadi orang-orang nggak peduliin atau gimana atau takut, nggak tahu juga," sambungnya.
Belda pun melihat secara langsung bagaimana bule laki-laki itu mengganggu setiap orang yang berada di kawasan tersebut. Hingga akhirnya ia melihat bule tersebut melakukan pelecehan kepada seorang wanita lokal.
"Waktu aku lihat dia udah jalan di tengah jalan, nyetopin orang, kalau orang lewat dia gampar lah kepala belakangnya. Aku tunggu momen yang pas yang sekiranya itu ada alasan lah kalau dekatin dia," papar Belda.
"Kebetulan nggak lama dari situ ada perempuan lokal di situ dipegang. Memang aku nunggu momen aja. Pas banget, karena aku udah feeling dia bakal ngelakuinnya. Aku lari, aku samperin, aku bilangin jangan lakuin hal seperti itu. Tapi ya namanya orang mabuk gimana ya," lanjutnya.
Belda sendiri mengaku sempat merasa ragu jika harus terlibat perkelahian dengan bule tersebut. Pasalnya, diakui Belda bule asal Rusia itu memiliki postur tubuh yang lebih besar dibanding dirinya.
Maka dari itu, untuk mengurangi akibat yang fatal, Belda melakukan teknik kuncian dalam melumpuhkan bule meresahkan tersebut.
"Di sisi lain juga jujur aku mikir dua kali juga kalau mau pukul-pukulan. Ini orangnya besar. Kalau pukul-pukulan juga meskipun dia mabuk, karena orang yang mabuk setengah-setengah kan lebih bahaya. Karena kan nggak peduli kan otak normalnya nggak jalan, bakal lebih brutal. Makanya aku pakai kuncian itu karena di sisi lain aku juga was-was," akunya.
Belda juga sudah meminta kepada warga sekitar agar tidak ikut-ikutan menghentikan aksi meresahkan bule itu. Ia tak ingin pariwisata Bali tercoreng jika terjadi pengeroyokan.
"Di awal itu aku udah ngomong sama orang-orang jangan ikut-ikutan. Jadi biar lepas aja aku dengan dia. Karena aku merasa kayak aku bisa deh. Kasihan jugua kalau dikeroyok kan. Aku masih mikir ini tamu nih, nanti kan namanya tercoret pariwisata Bali," pungkasnya.
(kpr/kpr)