2 Bulan Lula Lahfah Meninggal, Reza Arap Izin Move On
Dua bulan setelah kepergian Lula Lahfah, Reza Arap akhirnya menyampaikan ungkapan hatinya secara terbuka melalui sebuah tulisan panjang di Instagram.
Pesan yang penuh emosi itu menjadi bentuk perpisahan yang ia sebut sebagai langkah untuk melanjutkan hidup.
Dalam unggahannya, Reza membuka dengan permintaan maaf karena baru berani berbicara mengenai Lula di ruang publik. Ia mengaku hanya ingin menunjukkan pada dunia betapa berharganya sosok yang pernah hadir di hidupnya.
"Hai, sudah lama ya. Maaf aku belum pernah posting apa pun tentang kamu, meski aku tahu kamu nggak pernah membutuhkannya atau, memintanya, tapi inilah aku. Aku cuma mau memperlihatkan kepada dunia salah satu jiwa paling murni yang pernah aku temui dalam hidupku," tulis Reza Arap.
Arap kemudian menceritakan hari-harinya yang terasa hampa setelah kehilangan Lula. Ia mengungkapkan bahwa rutinitasnya kini dipenuhi percakapan dengan dirinya sendiri, bahkan dengan benda-benda mati di sekelilingnya, hingga membuat orang menganggapnya tak waras.
"Bagaimana kabar kamu di sana? Di sini terlalu bising namun juga terlalu sunyi. Aku menghabiskan hari-hari berbicara pada diriku sendiri, pada bangku taman, dinding, kelelawar, semut, burung, awan, bunga matahari," ungkapnya.
"Orang-orang mengolok-olokku, mereka menyebutku gila. Bahkan anak-anak juga bilang mereka liat aku tuh udah orang yang gila wkwk," sambungnya.
Meski begitu, ia menuturkan bahwa masa-masa berat itu mengajarkannya banyak hal, terutama soal melepaskan kontrol yang selama ini ingin ia genggam.
Reza mengaku pernah berlutut, menangis, memohon, bahkan berdoa, sebuah hal yang ia sebut tidak pernah orang lain bayangkan tentang dirinya.
"Ego-ku hancur," tulisnya.
Arap juga mengenang perjalanan hubungannya dengan Lula, termasuk bagaimana sang kekasih membantunya membangun kembali citra dirinya yang sudah terpuruk selama bertahun-tahun.
"Aku nanyain terus kenapa kenapa dan kenapa? Kenal bertahun-tahun, jauh sekali jarak kita selama itu, dan di waktu yang sesingkat itu, kamu hadir untuk apa? Dipikir-pikir tugas lu berat juga ya," tuturnya.
"Dengan 'image' aku yang udah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta-kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat. Eh pas lagi planning mimpi kita bareng... kamu langsung pergi aja gitu. Dih, curang lu pendek. Gua kangen yapping lu tau," lanjutnya.
Di bagian paling emosional, Reza menyampaikan terima kasih atas cinta, kebaikan, dan kebersamaan yang pernah mereka bagi. Ia juga menegaskan bahwa banyak orang yang masih menyayangi Lula hingga kini.
"Sayang... terima kasih, ya. Di luar hubungan kita yang tidak sempurna, tapi kita sama-sama pernah merasa mencintai dan dicintai secara ugal-ugalan. Maaf aku banyak kurangnya dan salahnya. That was the best that I could give to you," ujarnya.
"Terima kasih atas senyum paling tulus, pelukan paling hangat, ciuman paling manis, dan kebaikan hati yang kamu tebarkan untukku dan semua orang di sini. Anak-anak, Koko-koko, Cece-cece, semua sayang kamu. Masih, akan dan seterusnya," tambahnya.
Ia lantas berkata bahwa tugasnya menjaga Lula sudah usai, menyisakan satu hal terakhir, yaitu menyelesaikan film yang pernah mereka rencanakan bersama.
Pada akhir tulisannya, Reza mengungkapkan bahwa ia meminta izin kepada Lula untuk melanjutkan hidup, sesuai pesan yang pernah disampaikan mendiang.
"Aku... Izin move on with my life ya, sayang," kata Arap.
"Just like what you said 'Mumpung masih di sini, make the most of it lah'. Aku udah janji akan kurangin ngeluh. Lu liat ya dari sono noh jadi apa laki lu," lanjutnya.
Unggahan itu ditutup dengan ucapan terima kasih dan simbol bunga matahari, ikon yang selama ini identik dengan Lula.
"I love you, Lula Lahfah🌻🤍. Oh iya, makasih udah kasih lihat aku segalanya🤭," tutupnya.
(KHS/KHS)