Cerita Haru Ayah Vidi Aldiano Minta Izin Rano Karno untuk Tanam Pohon di Makam
Kepergian Vidi Aldiano masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta sahabat terdekat yang ditinggalkan.
Sejak kepergiannya, makam Vidi Aldiano masih dipenuhi dengan peziarah yang datang untuk mendoakan mendiang sang musisi.
Hal ini membuat Harry Kiss, ayah Vidi Aldiano merasa iba dengan para peziarah yang harus menahan terik matahari yang menyengat. Harry Kiss pun berinisiatif untuk menanam sejumlah pohon yang bisa menyejukkan para peziarah di sekitar pusara untuk lebih sejuk dan asri.
"Kalau siang di sini ya panasnya pol (banget) ya, jadi saya akan minta tim pemakaman untuk pasang pohon di sekitar makam supaya orang yang ziarah itu agak lebih manusiawi gitu," kata Harry Kiss pada media.
Aksi Harry Kiss untuk menanam pohon ini sudah dilakukan karena terlihat ada empat pohon yang sudah ditanam di sekitar areal makam.
Sebelum melakukan inisiasi ini, Harry Kiss mengaku sudah berkomunikasi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
"Saya lapor ke Bang Rano mau nanam pohon di sini," kata Harry lagi.
Sementara Besbarini, ibunda Vidi Aldiano menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian yang antusias mendoakan kepergian sang putra sulung.
Ia berharap agar setiap ketulusan dan doa yang dipanjatkan bisa menjadi amal ibadah bagi semua pihak.
"Mudah-mudahan sekali lagi, Allah menjabah doa-doa yang diberikan pada almarhum Vidi," tandas Besbarini.
Diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun akibat kanker ginjal yang telah dideritanya sejak lama.
Vidi Aldiano dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada 8 Maret 2026 pagi.
(dis/fik)