Perjalanan Hijrah Ivan Gunawan: Dari Masa Sulit hingga Menemukan Ketenangan
Perjalanan hidup Ivan Gunawan mendadak jadi sorotan. Sosok yang kini dikenal lebih religius itu ternyata pernah berada di titik paling jauh dari nilai keimanan.
Dalam perbincangannya bersama Atta Halilintar, Ivan blak-blakan menceritakan masa lalunya hingga momen hijrah yang mengubah hidupnya.
Merasa "Terlahir Kembali" di 2025
Ivan menyebut tahun 2025 sebagai titik balik besar dalam hidupnya.
"2025 tuh buat aku tuh kayak sebenarnya sebuah refleksi perjalanan aku. Kayak aku ngerasa reborn gitu loh, kayak becoming a new person in life gitu," ungkap Ivan di kanal YouTube Atta.
Pernah Tinggalkan Ibadah
Pengakuan paling mengejutkan datang saat Ivan menceritakan masa lalunya yang jauh dari ibadah.
"Gue tuh dulu salat nggak pernah, salat Jumat nggak pernah, puasa nggak pernah," ujarnya.
Kesuksesan di dunia hiburan bahkan sempat membuatnya merasa tidak membutuhkan Tuhan.
"Allah nggak ada, gue tetap bintang. Allah nggak ada, gue tetap terkenal," ucap Ivan, menggambarkan kesombongannya di masa lalu.
Ia juga mengaku pola pikirnya saat itu sangat modern dan mengandalkan diri sendiri.
"Gue tuh pemikiran gue semodern itu," jelasnya.
Titik Balik dari New York
Perubahan besar dalam hidupnya terjadi secara tak terduga saat ia berada di New York. Di tengah liburan, muncul keinginan spontan untuk beribadah.
"Terus randomly, maaf ya ya Allah ini ngomongnya random ya tapi emang pada waktu itu tuh kayak gini 'Ya sudah deh umrah deh' gitu," tuturnya.
Sesampainya di Jakarta, ia langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa banyak persiapan.
"Jadi kayak cuma ganti koper gitulah ceritanya gitu," imbuhnya.
Doa yang Langsung Dikabulkan
Pengalaman umrah tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan spiritualnya. Ivan mengaku benar-benar datang dengan niat ibadah, bukan lagi urusan pekerjaan.
Di sana, ia memanjatkan doa yang sangat spesifik.
"Aku bilang sama Allah 'Ya Allah aku pengen deh punya butik di atas tanah 450 meter di jalan Abdul Majid. Aku pengen banget'," kenangnya.
Tak lama setelah itu, doanya dikabulkan. Momen ini membuatnya tersadar.
"Oh ternyata Allah itu dengarin ya doa kita," ujar Ivan.
Ramadan Penuh untuk Pertama Kali
Perubahan itu berlanjut hingga bulan Ramadan. Ivan mengaku untuk pertama kalinya dalam hidup, ia berhasil menjalankan puasa penuh.
"Dan qadarullahnya lagi pertama kali seumur hidup puasa 30 hari full itu tahun kemarin," ungkapnya.
Momen takbiran pun terasa sangat berbeda dan emosional baginya.
"Dengar takbiran tuh ngerasa nggak keganggu. Merinding ngerasa menang gimana sih Ta?" ujarnya.
Persiapan Haji dan Lunasi Utang
Keinginan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan terus berlanjut. Saat berada di Dubai, Ivan memutuskan mendaftar haji dan mendapatkan kemudahan, termasuk bantuan dari sahabatnya.
Menjelang keberangkatan, ia bahkan melakukan perubahan besar dalam hidupnya, termasuk melunasi semua utang.
"Jadi gue keluarin tuh semua kartu kredit gue gunting-guntingin, gue lunas-lunasin semua utang-utang gue lunas-lunasin, gue takut mati Ta," pungkasnya.
Kisah ini jadi bukti bahwa perjalanan hidup seseorang bisa berubah drastis, bahkan dari titik paling gelap sekalipun.
(yoa)