Advertisement

Tahu Sosok Ustaz SAM Pelaku Pelecehan, Solmed: Astagfirullah Nggak Nyangka

ARM | Insertlive
Ustaz Solmed
Tahu Sosok Ustaz SAM Pelaku Pelecehan, Solmed: Astagfirullah Nggak Nyangka (Foto: instagram.com/ustad_solmed)
Jakarta -

Ustaz Solmed sempat menjadi salah sasaran netizen yang menduga dirinya adalah Ustaz SAM yang terseret kasus pelecehan seksual sesama jenis.

Setelah namanya ikut terseret, Ustaz Solmed langsung klarifikasi di laman Instagram miliknya.

Salah sasaran tudingan dari netizen ini ternyata membuat korban dari Ustaz SAM merasa bersalah ke Ustaz Solmed dan menghubunginya secara langsung.

"Pada malam hari setelah ramai kejadian, pelapor itu menelepon saya. Dia merasa tidak enak, kok tiba-tiba ramai menyerang saya," kata Ustaz Solmed saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.

Advertisement

Pada kesempatan itu, korban juga mengungkapkan siapa sebenarnya sosok Ustaz SAM tersebut.

Saat mengetahui sosoknya, suami April Jasmine itu mengaku sangat kaget dan tidak menyangka.

"Akhirnya dia sampaikan, 'Ustaz, yang lapor itu saya. Inisial SAM itu ini'. Kaget saya. Astagfirullahaladzim, nggak nyangka," tegasnya.

Oleh karena saat ini kasus telah diproses secara hukum, Ustaz Solmed berharap pihak kepolisian bertindak tegas dan segera mengusut kasus ini dengan cepat.

"Tapi ya manusia ya. Makanya saya bilang, masyaallah. Ini polisi harus segera menyelesaikan persoalan ini. Kalau memang harus ada tersangkanya, segera ditersangkakan. Supaya terang benderang," bebernya.

"Iya, karena kan si pelapor ini sudah melapor, korbannya juga sudah ada. Jadi polisi harus segera melakukan langkah cepat dan tepat agar supaya persoalannya jelas, tidak simpang siur, dan tidak saling melemparkan fitnah yang sangat berbahaya tentunya buat kehidupan berbangsa dan bernegara kita," terang Ustaz Solmed.

Dengan sudah adanya bukti, korban, dan pelaku, Ustaz Solmed berharap kasus ini bisa segera dituntaskan agar menghindari fitnah dan mencederai nama baik para ulama.

"Tentunya kami mengecam keras, kalau memang ini terbukti sangat-sangat biadab. Walaupun desas-desus sudah terdengar jauh sebelum hari ini. Karena ketika sudah dilaporkan, polisi harus segera melakukan tindakan tegas agar tidak ada fitnah," tuturnya.

(arm/arm)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive