Advertisement

Bill Gates Ngaku Selingkuh dengan 2 Wanita, Isu Pelecehan Staf Microsoft Muncul Lagi

Insertlive | Insertlive
5 Nilai Hidup dari Bill Gates untuk Membentuk Anak Percaya Diri
Bill Gates Ngaku Selingkuh dengan 2 Wanita, Isu Pelecehan Staf Microsoft Muncul Lagi / Foto: Instagram
Jakarta -

Bill Gates menjadi sorotan publik usai mengakui pernah berselingkuh dengan dua wanita di masa lalu.

Pengakuan tersebut disampaikan Gates dalam sebuah pertemuan internal bersama karyawan yayasan miliknya.

Pernyataan itu muncul di tengah kembali mencuatnya dokumen yang berkaitan dengan Jeffrey Epstein, sosok financier kontroversial yang sebelumnya pernah dikaitkan dengan sejumlah tokoh dunia.

Bersamaan dengan itu, isu lama mengenai dugaan hubungan tidak pantas Gates dengan staf di Microsoft kembali diperbincangkan.

Advertisement

Dalam forum tersebut, Gates secara terbuka mengakui pernah menjalin hubungan dengan dua wanita asal Rusia.

Salah satunya merupakan pemain kartu bridge yang ia temui di berbagai turnamen, sementara wanita lainnya adalah seorang fisikawan nuklir yang dikenalnya melalui aktivitas profesional.

"Saya memang pernah berselingkuh, satu dengan pemain bridge Rusia yang bertemu saya di acara-acara bridge, dan satu dengan fisikawan nuklir Rusia yang saya kenal lewat kegiatan bisnis," kata Gates.

Ia juga menyebut bahwa Epstein mengetahui hubungan-hubungan tersebut. Namun, Gates menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal bersama Epstein.

"Adalah kesalahan besar menghabiskan waktu dengan Epstein. Untuk memperjelas, saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan para korban, perempuan-perempuan di sekelilingnya," ujarnya.

"Saya tidak melakukan apa pun yang ilegal. Saya tidak melihat apa pun yang ilegal," tambahnya.

Seorang juru bicara Gates kemudian menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, sang miliarder menjawab berbagai pertanyaan secara terbuka dan bertanggung jawab atas kesalahan di masa lalu.

Di sisi lain, pengakuan itu kembali menghidupkan isu lama terkait dugaan hubungan tidak pantas dengan seorang karyawan perempuan di Microsoft.

Pada 2019, perusahaan tersebut sempat melakukan penyelidikan setelah muncul laporan bahwa Gates mencoba memulai hubungan intim dengan seorang staf pada tahun 2000.

Kasus tersebut baru mencuat hampir dua dekade kemudian. Setahun setelah penyelidikan itu ramai dibicarakan, Gates memutuskan mundur dari dewan direksi Microsoft pada 2020.

Saat itu, pihaknya mengakui bahwa ia pernah memiliki hubungan dengan seorang perempuan sekitar 20 tahun sebelumnya, tapi hubungan tersebut disebut berakhir secara baik-baik.

Meski begitu, juru bicara Gates menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak berkaitan dengan kasus tersebut.

Laporan The Wall Street Journal menyebut bahwa tuduhan dari seorang karyawan yang diidentifikasi sebagai insinyur menjadi salah satu faktor yang memicu kepergian Gates dari dewan direksi.

Salah satu wanita yang disebut dalam pengakuan Gates diyakini adalah Mila Antonova.

Ia sebelumnya diidentifikasi oleh The Wall Street Journal pada 2023 sebagai pemain bridge yang bertemu Gates sekitar tahun 2010 ketika masih berusia 20-an.

Antonova tidak memberikan komentar saat namanya pertama kali diberitakan dan hingga kini belum ada pernyataan publik terbaru darinya.

Sementara itu, identitas fisikawan nuklir yang juga disebut Gates masih belum diketahui secara jelas, selain fakta bahwa keduanya memiliki hubungan profesional.

Mantan istri Gates, Melinda French Gates, sebelumnya sempat menyinggung pentingnya kejujuran dalam hubungan.

Dalam wawancara di The Late Show with Stephen Colbert pada April 2025, Melinda menjelaskan bahwa kepercayaan menjadi fondasi utama sebuah pernikahan.

"Kedua pasangan harus jujur satu sama lain. Jika tidak, Anda tidak bisa memiliki keintiman dan tidak bisa memiliki kepercayaan. Jadi pada akhirnya, saya harus pergi," kata Melinda saat menjelaskan alasan berakhirnya pernikahannya dengan Gates.

(ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement