Advertisement

Bill Clinton Akhirnya Tanggapi Foto di Dokumen Kasus Jeffrey Epstein

Yogi Alfian | Insertlive
Former U.S. President Bill Clinton speaks at a memorial service for the late boxer Muhammad Ali in Louisville, Kentucky, U.S., June 10, 2016. REUTERS/Lucas Jackson
Bill Clinton Akhirnya Tanggapi Foto di Dokumen Kasus Jeffrey Epstein (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, akhirnya buka suara soal foto dirinya di bak mandi air panas yang muncul dalam dokumen kasus Jeffrey Epstein.

Foto tersebut menjadi perhatian publik setelah dirilis oleh Departemen Kehakiman AS sebagai bagian dari keterbukaan dokumen penyelidikan Epstein. Dalam gambar itu, Clinton terlihat berada di bak mandi air panas bersama seorang perempuan yang identitasnya ditutup dengan kotak hitam.

Clinton memberikan penjelasan saat bersaksi di hadapan House Oversight Committee di Chappaqua, New York, pada 27 Februari. Ia mengaku tidak tahu bahwa foto tersebut pernah diambil.

"Saya tidak merasa pernah tahu foto itu diambil," ujar Clinton dikutip pada Rabu (4/3).

Advertisement

Ia mengatakan hampir yakin foto itu diambil di sebuah hotel di Brunei, pada akhir tur Asia yang berkaitan dengan inisiatif penanggulangan AIDS miliknya.

Clinton menjelaskan bahwa saat masih menjabat di Gedung Putih, ia mengenal Sultan dan Perdana Menteri Brunei, Hassanal Bolkiah. Menurutnya, ketika mengetahui Clinton akan berkunjung, sang Sultan menawarkan bantuan untuk program AIDS tersebut. Ia juga menyarankan Clinton menginap di hotel tertentu dan menggunakan fasilitas kolam renang di sana.

"Jadi saya melakukannya," kata Clinton. "Lalu saya keluar dan tidur karena kelelahan."

Dalam dokumen yang dirilis, terdapat juga foto lain yang memperlihatkan Clinton berenang bersama Epstein dan rekan dekatnya, Ghislaine Maxwell.

Kepada komite, Clinton menjelaskan bahwa ia hanya berenang dan berendam sebentar sebelum kembali ke kamar. Ia juga menyatakan tidak mengetahui identitas perempuan yang ada bersamanya di air.

Clinton menegaskan bahwa perempuan dalam foto tersebut bukan anak di bawah umur dan ia tidak memiliki hubungan seksual dengannya.

Rilis dokumen dan foto-foto ini merupakan bagian dari pelaksanaan undang-undang keterbukaan berkas Epstein yang mewajibkan Departemen Kehakiman mempublikasikan seluruh dokumen terkait penyelidikan perdagangan seks Epstein secara terbuka.

Sebelumnya, Departemen Kehakiman menyatakan belum bisa merilis semua dokumen secara lengkap karena masih perlu waktu untuk menyunting ratusan ribu halaman berkas. Proses ini dilakukan untuk melindungi para korban yang terlibat dalam kasus tersebut.

(yoa/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement