Guru di Madura Temukan Koin VOC Bernilai Miliaran, Pilih Kembalikan ke Negara
Nuryasin, guru di SDN Pejagan IV Madura menemukan harta karun bersejarah bagi Indonesia.
Mulanya, Nuryasin tanpa sengaja menggali sebuah gerabah kuno berisi koin perak peninggalan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) saat membersihkan tanah yang becek akibat hujan.
Koin-koin dengan berat total mencapai 13 kilogram itu diperkirakan berasal dari tahun 1746-1760 saat VOC masih berkuasa atas perdagangan di Nusantara.
Jenis koin yang ditemukan antara lain duit perak dan rijksdaalder. Pada masa itu, koin tersebut menjadi alat tukar utama dalam transaksi kolonial.
Meski temuannya berpotensi membuatnya kaya mendadak, Nuryasin menolak 'takdir' tersebut dan menyerahkannya pada pemerintah serta pihak museum.
Keputusan Nuryasin diapresiasi secara luas karena dianggap mengutamakan kepentingan sejarah serta pelestarian budaya dibanding untuk keuntungan pribadi.
Penemuan bersejarah ini tak hanya sekadar soal uang, tapi memperlihatkan bahwa koin VOC itu menjadi gambaran bagaimana sistem transaksi masyarakat Nusantara adab ke-18 ketika emas dan perak jadi alat tukar utama.
Artefak ini juga memperkaya catatan sejarah soal aktivitas ekonomi serta perdagangan VOC di Indonesia dan bukti nyata peran kolonial membentuk sistem moneter di Nusantara.
Penemuan ini juga membuat publik memuji tindakan Nuryasin sebagai sosok teladan yang menghargai sejarah ketimbang keuntungan materi.
(dis/and)