Advertisement

Alasan Anisa Bahar Pernah Tak Akui Juwita Bahar sebagai Anak Kandung

asw | Insertlive
Anisa Bahar dan Juwita Bahar
Alasan Anisa Bahar Pernah Tak Akui Juwita Bahar sebagai Anak Kandung/Foto: Marianus Harmita
Jakarta -

Belakangan isu anak tak diakui oleh orang tua biologis ramai disorot publik. Pasalnya, penyanyi Denada baru-baru ini terseret dugaan penelantaran anak karena dilaporkan Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandungnya.

Meski demikian, Denada kini akhirnya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Isu Denada dan Ressa Rizky Rossano ini kemudian membuat publik kembali menyoroti kasus serupa di masa lalu.

Kisah lawas ini melibatkan pedangdut Anisa Bahar, di mana ia sempat tak mengakui Juwita Bahar sebagai putri kandungnya. Isu mencuat pada tahun 2003, ketika karier Anisa Bahar sebagai penyanyi sedang memasuki puncaknya.

Ketika menjadi bintang tamu di program Pagi Pagi Ambyar, Anisa kembali mengakui bahwa ia pernah tak mengakui Juwita Bahar sebagai anak kandungnya. Ia kemudian mengungkapkan alasan mengapa dirinya melakukan hal itu.

Advertisement

Namun ia menegaskan bahwa kasusnya berbeda dengan penyanyi Denada yang saat ini masih viral dan menjadi pembahasan publik.

"Pernah (tidak mengakui), tapi ini beda kasus ya. Ini kan (Denada dan Ressa) ketemu kan sudah besar," tutur Anisa Bahar, dikutip Rabu (4/2).

Anisa mengungkapkan bahwa dirinya tetap punya bagian dalam hidup Juwita Bahar sejak putrinya masih kecil. Namun ia terpaksa menyembunyikan status Juwita sebagai putri kandungnya karena masih terikat kontrak pekerjaan.

"Juwi kan dari kecil dan sebenarnya sama Mama, sering ketemu nggak? Sering di rumah Mama nggak? Sebenarnya Juwi tuh ada di saya juga waktu itu," beber Anisa Bahar.

"Cuma nggak tahu kenapa dipelintir seakan-akan saya tidak mengakui, kalau memang saya di media itu karena saya masih ada kontrak kerja," lanjutnya.

Anisa Bahar juga mengaku bahwa hatinya tersiksa karena tak bisa mengakui Juwita Bahar sebagai putrinya. Namun kini, Anisa dan Juwita memiliki hubungan yang harmonis sebagai ibu dan anak.

(asw/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement