Advertisement

Iis Dahlia Buka Suara Soal Tuduhan Intimidasi Ressa Rizky, Katanya...

Insertlive | Insertlive
Iis Dahlia
Iis Dahlia Buka Suara Soal Tuduhan Intimidasi Ressa Rizky, Katanya... / Foto: Instagram
Jakarta -

Iis Dahlia akhirnya angkat bicara setelah namanya ikut terseret dalam polemik yang melibatkan Ressa Rizky Rossano, pria yang mengaku sebagai anak Denada.

Iis dituding melakukan intimidasi secara psikis terhadap Ressa dalam sebuah acara fashion show di kawasan Jakarta Selatan.

Tudingan tersebut sebelumnya disampaikan oleh kuasa hukum Ressa, Andika Meigista, yang menegur keras Iis Dahlia dan Irfan Hakim.

Keduanya dianggap terlalu jauh ikut campur dan dinilai memberikan pembelaan buta terhadap Denada, terutama setelah muncul klaim bahwa Ressa menjadi penyebab seruan boikot terhadap sang penyanyi.

Advertisement

Menanggapi hal itu, Iis Dahlia membantah keras tudingan intimidasi tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Iis menegaskan tidak pernah mengucapkan atau melakukan hal seperti yang dituduhkan.

"Jadi, Mas Pengacara, saya mau menjelaskan bahwa hal yang Mas bilang itu sama sekali tidak terjadi. Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada diboikot itu karena Ressa. Dan ada buktinya, ada Caren Delano, ada si Abang, yaitu suaminya Shella, yang mengundang Ressa juga di acara itu," klarifikasi Iis Dahlia dalam unggan Instagram pribadinya, dilihat pada Senin (2/2).

Iis kemudian menjelaskan kronologi pertemuannya dengan Ressa. Ia menegaskan kehadirannya di acara tersebut murni karena undangan dan tidak memiliki maksud apa pun untuk mengintimidasi.

"Saya datang ke acara itu pure karena undangannya Shella Saukia, ada fashion show. Kebetulan Ivan Gunawan juga sebagai penyelenggara Garis Putih membuat fashion show itu. Kebetulan saya bisa datangnya di tempatnya Shella karena saya dan Shella itu berteman baik, jadi saya punya akses untuk ke belakang panggung," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Iis mengaku sempat menyapa Ressa karena rasa empati, apalagi isu yang beredar sudah menjadi konsumsi publik.

"Di tengah jalan pas mau ke venue itu, ada Ressa di situ lagi jalan. Saya menghampiri itu karena rasa empati saya. Seluruh Indonesia kan tahu ya kabar ini, apalagi dia kan teman bekerja saya," sambungnya.

Iis Dahlia mengaku tidak menyangka sikapnya justru dianggap sebagai bentuk intimidasi. Sebagai seorang ibu, ia menegaskan niatnya hanya untuk memberikan dukungan moral.

"Jadi saya mendekati dia karena empati saya sebagai seorang ibu dan juga seorang anak. Sebelum saya ngomong, si Abang (suami Shella) dulu yang ngomong, Ressa nanti tampilnya begini, dialah yang kasih wejangan atau kasih brief kali ya karena Ressa tuh katanya habis fashion show mau ada live TikTok," ujarnya.

Bahkan, menurut Iis, suasana saat itu jauh dari kesan menekan atau mengintimidasi.

"Nah saya nyambungin sambil saya ngelus-ngelus. Di saat saya ngelus-ngelus itu juga, saya tuh hampir diledekin sama si Caren loh, 'Ngapain sih Ma nangis-nangis? Dasar nenek-nenek', gitu," ungkapnya.

Iis menegaskan tidak ada kata-kata bernada ancaman atau tekanan dalam interaksi tersebut. Sebaliknya, ia justru berusaha menyemangati Ressa yang kini aktif bekerja di dunia digital.

"Kata-kata yang meneror, mengintimidasi sama sekali nggak ada. Malah saya membesarkan hatinya karena dia sekarang banyak banget pekerjaan di dunia internet, harus berhadapan dengan kamera dan segala macam. Saya bilang, 'Kamu Alhamdulillah sekarang banyak berkah', intinya gitulah," tegas Iis Dahlia.

Dengan klarifikasi ini, Iis berharap polemik yang menyeret namanya dapat dilihat secara lebih utuh dan tidak dipelintir di ruang publik.

(ikh/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement