Polisi Temukan Barang Bukti di Kamar Lula Lahfah, Bercak Darah-Tabung Whip Pink
Pihak kepolisian akhirnya merilis kasus kematian Lula Lahfah yang belakangan menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Seperti diketahui, meninggalnya Lula Lahfah menuai beragam asumsi publik tentang penyebab kematiannya yang terbilang mendadak.
Setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian mengungkapkan barang bukti yang berhasil ditemukan di unit apartemen tempat jenazah Lula Lahfah ditemukan sudah terbujur kaku. Barang bukti tersebut berupa CCTV, sprai, tisu, kapas, hingga tabung whip pink, yang sempat menjadi perbincangan hangat.
Kompol Irfan Rofiq selaku Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri mengatakan, terdapat bercak darah pada sprai dan bekas tisu serta kapas di kamar Lula Lahfah. Kepolisian pun melakukan pemeriksaan DNA untuk memastikan bercak darah serta whip pink yang ditemukan di kamar Lula Lahfah tersebut apakah benar milik kekasih Reza Arap itu.
"Barang bukti yang kami terima dari rekan-rekan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan adalah satu buah sprai berwarna putih diduga terdapat bercak darah, beberapa helai tisu dan kapas bekas diduga terdapat bercak darah, satu buah kotak warna pink berisi obat-obatan. Keempat, satu buah tabung whip pink dengan ukuran 2050 gram. Dan sampel darah milik ayah saudari LL, yang bernama saudara Muhammad Feroz," beber Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Rofiq dalam konferensi pers hari Jumat (30/1).
"Dapat kami jelaskan bahwa dalam pemeriksaan DNA di Pusat Laboratorium Forensik, kami menemukan ada beberapa tahapan pembuktian yang dapat kami sebutkan sebagai berikut. Pertama kami menguji apakah itu bercak darah atau bukan. Atau adanya material biologi lain yang ada pada barang bukti," sambungnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), dipastikan bahwa bercak darah yang ditemukan di sprai dan tisu serta kapas bekas tersebut adalah milik Lula Lahfah. Tak hanya itu, pemeriksaan profil DNA juga menyatakan whip pink yang ditemukan di TKP juga milik Lula Lahfah.
"Setelah kami laksanakan pemeriksaan, kami dapatkan kesimpulan bahwa benar bahwa pada sprai, tisu dan kapas terdapat bercak darah. Dan pada satu buah tabung whip pink, itu muncul sebuah profil DNA. Kesimpulannya adalah bercak darah yang ada pada sprai, bercak darah yang ada pada kapas dan tisu, dan post DNA atau DNA sentuhan itu profilnya itu adalah milik saudara LL, anak saudara Muhammad Feroz," ungkap Kompol Irfan Rofiq.
(kpr/kpr)