Denada Nangis di Acara TV usai Akui Ressa Anak, Warganet Serukan Boikot
Denada menangis di sebuah acara televisi di tengah tuntutan pengakuan anak dari Ressa Rezky Rossano.
Dalam acara tersebut, Denada menjadi dewan juri dan mengomentari penampilan salah satu peserta. Saat ingin berkomentar, Denada mendadak tak bisa berkata-kata.
Sikap Denada yang tak mampu berbicara hingga menahan tangis membuat Irfan Hakim selaku pembawa acara progra tersebut bertanya. Ketika ditanya, tangis Denada sontak pecah.
"Kenapa?" tanya Irfan dalam video yang berbedar pada Jumat (30/1).
"Nggak apa-apa," jawab Denada langsung menangis.
Irfan dan beberapa juri yang lain pun mencoba menenangkan Denada. Dengan kata-kata tersirat, Irfan memahami bahwa ada hal yang tak bisa diungkapkan oleh Denada.
"Semua pasti ada alasannya sebetulnya. Walau mungkin ada alasan yang belum bisa diungkap. Ini bisa tentang apa pun," ucap Irfan.
Sementara itu, warganet yang melihat potongan video Denada menangis justru geram. Beberapa menganggap Denada drama dan menyalahkannya atas apa yang dialami oleh Ressa.
Tak sedikit yang mengaungkan seruan boikot Denada di televisi karena dianggap tak memberikan contoh sikap baik.
"Yook bisaa yookk cancel culture buat manusia2 yang gak punya hati nurani," tulis akun @lit***.
"Wajib dikeluarin, boikot, contoh buruk, amat sangat buruk," sahut @har***.
"Boikot aja. Lebih kasihan ke anaknya," timpal @had***.
Terkait seruan boikot ini, Muhammad Iqbal selaku kuasa hukum Denada menghargai pendapat warganet. Namun, dia meminta agar publik tak menghakimi secara sepihak.
Iqbal juga menegaskan bahwa Denada tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya dan Denada selama ini membiayai kebutuhan Ressa.
"Ya mungkin netizen tetap kita hargai pendapatnya, namun jangan sepihak karena semuanya ini sudah dikasih. Nggak pernah nggak ngakuin Ressa sebagai anak, nggak," ungkap Iqbal dalam wawancara virtual yang digelar Kamis (29/1).
(dia/dia)