Reaksi Keras Otoritas Usai Sydney Sweeney Tanpa Izin Pajang Bra Raksasa di Hollywood Sign
Aksi promosi Sydney Sweeney kembali menyita perhatian publik. Kali ini, bukan lewat peran akting, melainkan lewat langkah berani yang langsung memicu kontroversi di jantung Los Angeles.
Aktris serial Euphoria itu diketahui memasang bra raksasa di Hollywood Sign untuk mempromosikan merek lingerie miliknya, Sweeney's. Aksi tersebut dengan cepat viral di media sosial.
Namun, di balik sorotan dan pujian atas kreativitas pemasaran, terungkap fakta bahwa promosi itu dilakukan tanpa izin resmi.
Kamar Dagang Hollywood (Hollywood Chamber of Commerce) menegaskan bahwa mereka tidak pernah memberikan izin atas penggunaan landmark bersejarah tersebut untuk kepentingan komersial.
Pernyataan itu muncul setelah foto dan video aksi Sweeney tersebar luas di berbagai platform.
Dalam video yang beredar dan diunggah TMZ, Sydney Sweeney terlihat memanjat papan tanda ikonik Hollywood Sign.
Ia kemudian memasang beberapa bra yang disambung hingga membentang di salah satu huruf, menciptakan visual yang mencolok sekaligus mengundang reaksi beragam.
Pihak pengelola kawasan langsung angkat suara. Mereka menekankan bahwa area Hollywood Sign termasuk wilayah yang sangat ketat pengawasannya dan tidak boleh digunakan untuk aktivitas komersial tanpa prosedur resmi.
Seorang juru bicara Hollywood Chamber of Commerce, seperti dikutip dari Los Angeles Times pada Selasa (27/1), menyampaikan sikap tegas mereka terkait insiden tersebut.
"Kami tidak memberikan izin kepada Sydney Sweeney atau timnya untuk memasang pakaian dalam di Hollywood Sign. Itu adalah marka tanah bersejarah yang harus dihormati, dan kegiatan komersial semacam itu tidak diizinkan," ujarnya.
Pihak tersebut juga menyoroti aspek keselamatan yang menjadi perhatian utama dalam kasus ini.
"Papan tanda tersebut dilindungi oleh sistem keamanan yang ketat dan kamera pengawas. Melakukan aksi seperti ini tanpa koordinasi sangatlah berbahaya dan melanggar aturan kota," sambung jubir tersebut.
Meski menuai kritik dari otoritas, Sydney Sweeney justru tampak santai menanggapi kontroversi yang muncul.
Melalui perwakilan dan unggahan lanjutan, ia mengisyaratkan bahwa aksi tersebut dilakukan secara spontan sebagai bagian dari visi artistik sekaligus perayaan peluncuran merek miliknya.
Dalam salah satu pernyataannya, Sweeney bahkan melontarkan candaan yang langsung jadi bahan perbincangan netizen.
"Terkadang lebih mudah meminta maaf daripada meminta izin. Kami hanya ingin melakukan sesuatu yang besar untuk merayakan peluncuran ini di kota yang kami cintai," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah Los Angeles dikabarkan tengah meninjau kemungkinan pemberian sanksi atau denda terhadap tim Sydney Sweeney.
Pasalnya, kawasan sekitar Hollywood Sign dikenal sangat sensitif dan dilindungi ketat untuk mencegah vandalisme serta menjaga keamanan lingkungan.
Aksi ini memang sukses mencuri atensi dan meraup jutaan likes. Namun, apakah dampaknya akan berakhir sebagai strategi marketing cerdas atau justru berujung masalah hukum, masih menunggu keputusan otoritas setempat.
(ikh/and)