Advertisement

Minta Maaf ke Wardatina Mawa, Insanul Fahmi: Saya Mengakui...

kpr | Insertlive
Insanul Fahmi pertama kali muncul ke publik usai mengaku nikahi siri Inara Rusli dan menduakan istri, Wardatina Mawa.
Minta Maaf ke Wardatina Mawa, Insanul Fahmi: Saya Mengakui... / Foto: Desi Puspasari/detikcom
Jakarta -

Meski sudah berdamai dengan Inara Rusli, perseteruan Insanul Fahmi dan istri sahnya, Wardatina Mawa masih belum menemukan titik terang. Insanul pun membuat video permintaan maafnya kepada Wardatina Mawa yang diunggah di Instagram pribadinya.

Dalam video permintaan maafnya, Insanul mengakui kesalahannya telah menyakiti perasaan Wardatina Mawa sebagai istri sah. Insanul juga sadar apa yang dilakukannya juga melukai perasaan keluarga besarnya.

"Saya Insanul Fahmi, melalui pernyataan ini dengan segala kerendahan hati dan kesadaran penuh sebagai manusia yang tidak luput dari dosa. Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada istri saya, Wardatina Mawa, beserta ibu dan ayah, juga keluarga besar tentunya yang sangat saya hormati. Saya sadar saya telah menghancurkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun, serta menimbulkan kegaduhan yang membebani istri dan keluarga besar," ucap Insanul Fahmi dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dilihat, Jumat (23/1).

Advertisement

[Gambas:Instagram]

Ia juga mengaku menyesal telah menghancurkan kepercayaan sang istri. Sebagai kepala keluarga, Insanul merasa gagal menjaga kehormatan rumah tangganya.

Suami siri Inara Rusli itu sadar permohonan maafnya tak akan mampu mengobati luka hati Wardatina Mawa. Walaupun begitu, Insanul merasa dirinya harus mengutarakan permohonan maaf dan mengakui kesalahan yang telah diperbuatnya.

"Dari lubuk hati terdalam, saya mengakui penyesalan saya. Saya menyesal telah gagal menjaga amanah dan kehormatan rumah tangga kami. Saya menyesal telah membiarkan ego saya melukai banyak pihak. Saya paham berjuta kata maaf mungkin tidak cukup untuk menghapus air mata dan rasa sakit yang telah timbul. Namun, izinkan permohonan maaf ini menjadi langkah awal saya untuk mengakui kesalahan saya secara jantan tanpa tapi dan tanpa pembelaan," tuturnya.

Insanul juga dengan tegas mengatakan bahwa dirinya patut disalahkan atas kegaduhan yang terjadi.

"Saya tegaskan di sini, tidak ada pihak lain yang patut disalahkan selain diri saya sendiri. Segala kekacauan ini adalah murni tanggung jawab saya sebagai laki-laki," ujarnya.

Insanul juga sadar tak akan mudah Wardatina Mawa untuk memaafkan dirinya. Ia pun mengaku akan menerima apapun keputusan Mawa ke depannya.

Walaupun begitu, Insanul tetap berharap Wardatina Mawa akan membuka pintu maaf baginya. Insanul juga mengaku ia berjanji akan memperbaiki akhlaknya.

"Saya sadar butuh waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan hati yang terluka. Saya tidak akan memaksa. Namun, saya tidak akan berhenti berharap. Saya siap menunggu pintu maaf itu terbuka, sembari saya menjalani seluruh proses hukum dan konsekuensi hidup ini sebagai bentuk pertanggungjawaban saya di dunia dan akhirat," tutur Insanul.

"Ke depan fokus hidup saya yaitu satu, memperbaiki akhlak. Saya bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarga, terlebih anak, dan menanti segala proses hukum yang berlaku dengan kooperatif," pungkasnya.

(kpr/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement