Umi Pipik Ingatkan Bahaya Poligami Tanpa Ilmu: Jangan Jadikan Al-Qur'an Alasan Sakiti Perempuan
Umi Pipik Ingatkan Bahaya Poligami Tanpa Ilmu: Jangan Jadikan Al-Qur'an Alasan Sakiti Perempuan / Foto: Marianus Harmita
Isu poligami kembali menyita perhatian publik setelah mencuatnya kabar pernikahan siri antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi yang disebut berlangsung tanpa sepengetahuan istri sah, Wardatina Mawa.
Persoalan tersebut kian memanas setelah Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang menyeret nama suaminya.
Di tengah polemik yang berkembang, Umi Pipik angkat bicara dan memberikan pandangan dari sisi agama.
Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori itu menegaskan bahwa poligami bukan perkara ringan dan tidak boleh dijalankan tanpa pemahaman agama yang mendalam.
Umi Pipik menjelaskan bahwa meskipun poligami disebutkan dalam Al-Qur'an, syariat tersebut kerap disalahartikan oleh sebagian orang.
Ia menekankan bahwa poligami bersifat boleh, namun bukan kewajiban apalagi anjuran bagi semua laki-laki.
"Poligami itu kan ada di dalam Al-Qur'an pun juga Allah jelaskan. Orang bertujuan poligami itu kan laki-laki untuk menjauhi zina, tetapi ya jangan disalahpahami, bahwa diperbolehkan tetapi tidak diharuskan, tidak diwajibkan. Boleh tetapi tidak diwajibkan poligami itu. Jika memang ya tadi, tidak bisa berlaku adil," kata Umi Pipik saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.
Lebih jauh, Umi Pipik mengingatkan bahwa keadilan dalam poligami tidak bisa diukur hanya dari aspek materi.
Menurutnya, aspek emosional dan perasaan istri justru menjadi hal paling berat untuk diseimbangkan.
"Adil ini kan bukan hanya sebatas materi saja, tapi perasaan dan segala macam. Kalau perasaan kan yang maha adil kan Allah, Nabi," jelasnya.
Terkait izin istri pertama, Umi Pipik menyoroti pentingnya kejujuran sebagai bentuk tanggung jawab moral dan agama.
Ia menyebut bahwa keterbukaan menjadi kunci agar tidak ada pihak yang dirugikan, terutama dalam praktik pernikahan siri.
"Oh ya kalau dari sisi agama memang kalau untuk jauh lebih baiknya ya istri harus tahu. Tetapi kan kalau dalam pernikahan yang siri... kalau sepengetahuan saya memang harus izin istri laki-lakinya. Cuma kembali lagi, ini kan kita ada di negara yang semuanya ada undang-undangnya. Balik lagi semua kembali kepada yang bersangkutan," bebernya.
Di akhir pernyataannya, Umi Pipik memberikan pesan tegas kepada siapa pun yang ingin berpoligami hanya karena dorongan hawa nafsu.
Ia mengingatkan agar ayat-ayat Al-Qur'an tidak dijadikan pembenaran untuk menyakiti hati perempuan.
"Al-Qur'an itu kan solusi, petunjuk. Jadi jangan disalahgunakan hukum yang di Al-Qur'an dengan seenaknya. Diperbolehkan, tapi tidak dianjurkan. Bagi yang paham saja, bagi yang punya ilmu. Kalau yang nggak punya ilmu tentang poligami ya jangan, jangan melakukan poligami daripada harus menyakiti yang lain," jelas Umi Pipik.
(ikh/ikh)
Leganya Insanul Fahmi usai Inara Rusli Cabut Laporan Polisi
Selasa, 30 Dec 2025 17:00 WIB
Cabut Laporan, Inara Rusli Masih Anggap Insanul Fahmi Suami: Saya Harus Patuh
Selasa, 30 Dec 2025 08:00 WIB
Jalani Praktik Poligami, Opie Kumis Ungkap Cara Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
Senin, 29 Dec 2025 21:15 WIBTERKAIT